Checklist Inspeksi Tool Diamond-Coated Harian
Tool diamond-coated memiliki performa tinggi dalam machining material abrasif seperti komposit, grafit, dan aluminium silikon tinggi. Namun, tanpa inspeksi harian yang tepat, keausan kecil dapat berkembang menjadi kerusakan serius yang berdampak pada kualitas produk dan biaya produksi.
Checklist inspeksi harian berikut membantu operator CNC mendeteksi masalah sejak dini dan menjaga konsistensi hasil machining.
1. Pemeriksaan Visual Cutting Edge
Lakukan inspeksi visual sebelum tool dipasang ke mesin.
Periksa:
-
Apakah lapisan diamond masih merata
-
Tidak ada bagian coating yang mengelupas
-
Tidak terlihat retak mikro pada cutting edge
-
Ujung tool tidak tumpul atau tergerus
Gunakan kaca pembesar atau mikroskop tool bila tersedia untuk hasil yang lebih akurat.
2. Cek Kebersihan Tool
Tool yang kotor dapat menutupi tanda keausan.
Pastikan:
-
Tidak ada debu komposit menempel
-
Tidak ada sisa resin atau material terbakar
-
Tool dibersihkan dengan udara bertekanan rendah atau cairan yang direkomendasikan
Tool diamond-coated yang bersih memudahkan inspeksi dan meningkatkan akurasi pemotongan.
3. Pemeriksaan Diameter dan Panjang Tool
Keausan dapat mengubah dimensi tool.
Langkah penting:
-
Ukur diameter tool secara berkala
-
Cek panjang efektif cutting
-
Bandingkan dengan data awal tool
Perubahan kecil pada diameter bisa berdampak besar pada toleransi produk.
4. Evaluasi Suara Saat Machining
Perhatikan suara mesin saat tool digunakan.
Indikasi masalah:
-
Suara berdecit
-
Bunyi gesekan berlebihan
-
Perubahan suara yang tidak normal
Suara yang tidak konsisten sering menjadi tanda awal tool mulai aus.
5. Monitoring Getaran Mesin
Getaran meningkat menunjukkan cutting tidak optimal.
Cek:
-
Apakah muncul chatter
-
Apakah getaran terasa di spindle atau meja mesin
-
Apakah permukaan hasil machining bergelombang
Getaran berlebih dapat mempercepat kerusakan tool dan mesin.
6. Cek Kualitas Permukaan Benda Kerja
Hasil machining adalah indikator kondisi tool.
Perhatikan:
-
Kekasaran permukaan meningkat
-
Fiber pull-out pada komposit
-
Burr berlebihan pada tepi
Jika kualitas menurun, tool perlu dievaluasi lebih lanjut.
7. Monitoring Beban Spindle dan Arus Motor
Tool aus membutuhkan tenaga lebih besar.
Pantau:
-
Load spindle di panel mesin
-
Arus motor servo
-
Frekuensi alarm overload
Peningkatan beban yang tidak wajar menandakan tool tidak lagi efisien.
8. Pencatatan Jam Pakai Tool
Catat durasi penggunaan setiap tool.
Penting untuk:
-
Menentukan umur pakai aktual
-
Menjadwalkan penggantian preventif
-
Menghindari penggunaan tool melewati batas aman
Sistem pencatatan sederhana dapat mencegah kerusakan produksi.
9. Pemeriksaan Tool Holder dan Runout
Kondisi holder memengaruhi performa tool.
Pastikan:
-
Tool terpasang lurus
-
Tidak ada kotoran di collet
-
Runout masih dalam batas toleransi
Runout berlebih mempercepat keausan lapisan diamond.
10. Keputusan: Lanjut Pakai atau Ganti Tool
Setelah semua inspeksi dilakukan:
-
Lanjut pakai jika semua indikator normal
-
Ganti tool jika ditemukan lebih dari satu tanda keausan
-
Evaluasi parameter machining jika keausan terjadi terlalu cepat
Keputusan cepat menghindari scrap dan downtime.
Kesimpulan
Checklist inspeksi tool diamond-coated harian adalah langkah sederhana namun sangat efektif untuk menjaga kualitas machining CNC. Dengan inspeksi rutin, operator dapat memperpanjang umur tool, menjaga presisi produk, dan menekan biaya produksi secara signifikan.
Inspeksi harian bukan sekadar prosedur, melainkan investasi untuk keberlangsungan proses CNC yang stabil dan efisien.
