Perbedaan Mesin CNC 3 Axis, 4 Axis, dan 5 Axis Secara Detail
Dalam dunia manufaktur modern, mesin CNC hadir dalam berbagai konfigurasi axis yang menentukan kemampuan geraknya. Tiga jenis yang paling umum digunakan adalah CNC 3 axis, 4 axis, dan 5 axis. Perbedaan jumlah axis ini sangat memengaruhi kompleksitas produk yang dapat dibuat, efisiensi produksi, dan tingkat presisi hasil machining.
Memahami perbedaan ketiga jenis mesin CNC ini sangat penting agar industri dapat memilih mesin yang sesuai dengan kebutuhan produksi.
Apa Itu Axis pada Mesin CNC?
Axis pada mesin CNC adalah arah gerakan yang dapat dilakukan oleh tool atau meja kerja. Setiap axis mewakili satu arah gerakan tertentu.
Axis utama terdiri dari:
-
X-axis → gerakan kiri dan kanan
-
Y-axis → gerakan depan dan belakang
-
Z-axis → gerakan atas dan bawah
Axis tambahan biasanya berupa gerakan rotasi seperti:
-
A-axis → rotasi pada sumbu X
-
B-axis → rotasi pada sumbu Y
-
C-axis → rotasi pada sumbu Z
Semakin banyak axis, semakin kompleks bentuk yang dapat dikerjakan.
Mesin CNC 3 Axis
Cara Kerja
Mesin CNC 3 axis bekerja dengan gerakan pada tiga arah linear:
-
X (kiri–kanan)
-
Y (depan–belakang)
-
Z (atas–bawah)
Tool hanya bergerak secara linear tanpa rotasi tambahan.
Keunggulan CNC 3 Axis
Beberapa keunggulan utama:
-
Struktur sederhana
-
Mudah dioperasikan
-
Biaya investasi lebih rendah
-
Cocok untuk pemula
-
Maintenance relatif mudah
Kekurangan CNC 3 Axis
Keterbatasannya meliputi:
-
Tidak dapat memproses sisi samping secara langsung
-
Perlu repositioning benda kerja
-
Kurang efisien untuk bentuk kompleks
Aplikasi CNC 3 Axis
Umumnya digunakan untuk:
-
Komponen datar
-
Plat logam
-
Bracket sederhana
-
Mold sederhana
-
Komponen umum industri
Mesin CNC 4 Axis
Cara Kerja
Mesin CNC 4 axis memiliki tambahan satu axis rotasi, biasanya A-axis. Ini memungkinkan benda kerja berputar selama proses machining.
Gerakan yang tersedia:
-
X, Y, Z (linear)
-
A-axis (rotasi)
Keunggulan CNC 4 Axis
Keuntungan utama:
-
Dapat mengerjakan beberapa sisi tanpa melepas benda kerja
-
Lebih efisien dibanding 3 axis
-
Presisi lebih konsisten
-
Cocok untuk komponen silinder
Kekurangan CNC 4 Axis
Beberapa keterbatasan:
-
Lebih mahal dari 3 axis
-
Programming lebih kompleks
-
Tidak sefleksibel 5 axis
Aplikasi CNC 4 Axis
Digunakan untuk:
-
Shaft
-
Gear
-
Komponen silinder
-
Roller
-
Komponen otomotif
Mesin CNC 5 Axis
Cara Kerja
Mesin CNC 5 axis memiliki tiga axis linear dan dua axis rotasi tambahan. Ini memungkinkan tool mendekati benda kerja dari hampir semua sudut.
Axis yang tersedia:
-
X, Y, Z (linear)
-
A dan B atau B dan C (rotasi)
Keunggulan CNC 5 Axis
Keunggulan paling signifikan:
-
Dapat membuat bentuk sangat kompleks
-
Presisi sangat tinggi
-
Mengurangi repositioning
-
Permukaan lebih halus
-
Efisiensi produksi lebih tinggi
Kekurangan CNC 5 Axis
Beberapa tantangan:
-
Harga mesin sangat mahal
-
Programming lebih kompleks
-
Membutuhkan operator berpengalaman
-
Maintenance lebih kompleks
Aplikasi CNC 5 Axis
Digunakan pada industri presisi tinggi seperti:
-
Aerospace
-
Industri medis
-
Mold kompleks
-
Turbine blade
-
Komponen otomotif presisi tinggi
Perbandingan CNC 3 Axis, 4 Axis, dan 5 Axis
| Faktor | CNC 3 Axis | CNC 4 Axis | CNC 5 Axis |
|---|---|---|---|
| Jumlah axis | 3 | 4 | 5 |
| Kompleksitas produk | Rendah | Menengah | Sangat tinggi |
| Presisi | Baik | Lebih baik | Sangat tinggi |
| Efisiensi | Standar | Lebih efisien | Paling efisien |
| Biaya mesin | Rendah | Menengah | Tinggi |
| Kemudahan penggunaan | Mudah | Menengah | Kompleks |
| Cocok untuk pemula | Sangat cocok | Cukup cocok | Tidak disarankan |
Kapan Harus Menggunakan CNC 3 Axis?
CNC 3 axis cocok jika:
-
Produk memiliki bentuk sederhana
-
Anggaran terbatas
-
Produksi tidak terlalu kompleks
-
Industri skala kecil hingga menengah
Kapan Harus Menggunakan CNC 4 Axis?
CNC 4 axis cocok jika:
-
Produk memiliki bentuk silinder
-
Membutuhkan machining multi sisi
-
Ingin meningkatkan efisiensi produksi
Kapan Harus Menggunakan CNC 5 Axis?
CNC 5 axis direkomendasikan jika:
-
Produk sangat kompleks
-
Membutuhkan presisi sangat tinggi
-
Digunakan pada industri aerospace atau medis
-
Produksi bernilai tinggi
Dampak Pemilihan Axis terhadap Produktivitas
Memilih mesin CNC dengan jumlah axis yang tepat dapat memberikan manfaat:
-
Mengurangi waktu produksi
-
Meningkatkan kualitas produk
-
Mengurangi kesalahan operator
-
Memperpanjang umur tool
-
Meningkatkan efisiensi manufaktur
Kesimpulan
Perbedaan utama antara mesin CNC 3 axis, 4 axis, dan 5 axis terletak pada jumlah arah gerakan dan kemampuan machining. CNC 3 axis cocok untuk pekerjaan sederhana, CNC 4 axis memberikan fleksibilitas lebih, sementara CNC 5 axis menawarkan kemampuan maksimal untuk pembuatan komponen kompleks dengan presisi tinggi.
Memilih jenis mesin CNC yang tepat akan membantu meningkatkan efisiensi produksi, kualitas produk, dan daya saing industri manufaktur secara keseluruhan
