Perbedaan CNC untuk Material Komposit dan Logam

Edukasi, Informasi
01/21/2026
Perbedaan CNC untuk Material Komposit dan Logam

Perbedaan CNC untuk Material Komposit dan Logam

Mesin CNC digunakan secara luas untuk memproses berbagai jenis material, mulai dari logam hingga material komposit. Meski menggunakan mesin yang sama, pendekatan machining antara komposit dan logam sangat berbeda. Perbedaan ini dipengaruhi oleh sifat material, jenis cutting tools, parameter pemotongan, hingga risiko kerusakan produk.

Artikel ini membahas perbedaan utama CNC machining untuk material komposit dan logam agar operator dan engineer dapat memilih strategi yang tepat.


1. Karakteristik Material

Material Komposit

  • Terdiri dari beberapa lapisan atau serat

  • Ringan namun sangat kuat

  • Bersifat abrasif

  • Tidak menghantarkan panas dengan baik

  • Rentan terhadap delaminasi

Material Logam

  • Struktur homogen

  • Lebih berat dan padat

  • Menghantarkan panas dengan baik

  • Tahan terhadap tekanan pemotongan tinggi

  • Lebih stabil saat machining


2. Tantangan dalam Proses CNC

CNC untuk Komposit

  • Risiko delaminasi tinggi

  • Serat mudah terkelupas

  • Tool cepat aus

  • Debu berbahaya bagi operator

  • Finishing permukaan sulit dikontrol

CNC untuk Logam

  • Risiko overheating

  • Pembentukan chip berlebih

  • Keausan tool akibat panas

  • Getaran jika parameter tidak tepat

  • Distorsi akibat ekspansi termal


3. Perbedaan Cutting Tools yang Digunakan

Aspek Komposit Logam
Material Tool Diamond-coated, PCD HSS, Carbide
Geometri Anti-delaminasi Umum / multi-purpose
Umur Tool Relatif pendek Lebih panjang
Ketahanan Abrasi Sangat tinggi Sedang

Cutting tools untuk komposit dirancang memotong serat, bukan “mengiris” seperti pada logam.


4. Parameter Machining CNC

Parameter untuk Komposit

  • Spindle speed tinggi

  • Feed rate stabil

  • Depth of cut dangkal

  • Minim atau tanpa coolant

  • Climb milling lebih disarankan

Parameter untuk Logam

  • Spindle speed bervariasi

  • Feed rate disesuaikan kekerasan

  • Depth of cut lebih dalam

  • Coolant sangat penting

  • Konvensional atau climb milling


5. Sistem Pendinginan dan Debu

  • Komposit: Fokus pada dust extraction dan filtrasi udara

  • Logam: Fokus pada coolant untuk pendinginan dan pelumasan

Penggunaan coolant pada komposit sering dihindari karena dapat merusak resin.


6. Sistem Penjepitan (Workholding)

Komposit

  • Vacuum table lebih umum

  • Tekanan penjepitan rendah

  • Menghindari deformasi material

Logam

  • Ragum, chuck, atau fixture mekanis

  • Tekanan penjepitan tinggi

  • Material lebih kaku dan stabil


7. Kualitas Permukaan dan Finishing

  • Komposit: Risiko serat terkelupas dan burr

  • Logam: Finishing lebih konsisten dan dapat dipoles

Machining komposit sering membutuhkan proses finishing tambahan.


8. Aplikasi Industri

Komposit

  • Aerospace

  • Otomotif ringan

  • Energi terbarukan

  • Alat olahraga

  • Industri maritim

Logam

  • Manufaktur umum

  • Otomotif berat

  • Mold & dies

  • Alat berat

  • Industri permesinan

Cara Menentukan Parameter CNC yang Aman untuk Material Komposit

 


Kesimpulan

Meskipun menggunakan mesin CNC yang sama, perbedaan antara machining komposit dan logam sangat signifikan. Material komposit membutuhkan pendekatan khusus untuk mencegah delaminasi dan keausan tool, sementara machining logam lebih fokus pada manajemen panas dan chip.

Memahami perbedaan ini akan membantu meningkatkan kualitas produk, memperpanjang umur mesin, serta mengurangi scrap rate dalam produksi CNC.

Bagikan
Email
WhatsApp
Telegram
Facebook

Tingkatkan Performa Bisnis Anda dengan Produk Kami

Robot Welding Machine
Scroll to Top
Chat WhatsApp
1
Butuh Bantuan?
Kami profesional dalam produksi peralatan besi cor, manufaktur mesin, dan manufaktur lini perakitan otomatis dengan teknologi canggih dan manajemen yang sempurna.

Jangan ragu menghubungi kami untuk mendapatkan informasi lengkap seputar produk